Sosialisasi Standar Operasional Prosedur Ujian Komprehensif dan Ujian Tugas Akhir Program Studi Sarjana Akuntansi, FEB USK

Program Studi Sarjana Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Syiah Kuala akan menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Standar Operasional Prosedur (SOP) Ujian Komprehensif dan Ujian Tugas Akhir sebagai salah satu agenda akademik dalam rangka memastikan seluruh mahasiswa memperoleh pemahaman yang jelas, menyeluruh, dan seragam terkait proses penyelesaian studi di tingkat akhir.

Kegiatan sosialisasi dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 14 Januari 2026 pukul 09.00–12.00 WIB dan akan dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom Meeting. Acara ini akan disampaikan langsung oleh Ibu Cut Darmawati, S.E., M.Si., Ak., salah satu dosen Departemen Akuntansi FEB USK yang memiliki pengalaman dalam pengelolaan akademik dan pembimbingan tugas akhir mahasiswa.

Sosialisasi ini menjadi penting mengingat Ujian Komprehensif dan Ujian Tugas Akhir merupakan tahapan penentu dalam penyelesaian studi sarjana di Departemen Akuntansi. Melalui kegiatan ini, mahasiswa akan mendapatkan penjelasan terkait alur administrasi, persyaratan akademik dan dokumen, ketentuan penulisan, timeline pelaksanaan, mekanisme bimbingan, sistem penilaian, serta pedoman teknis lain yang diperlukan agar proses ujian dapat berlangsung secara efektif, tertib, dan sesuai ketentuan.

Selain itu, melalui forum ini mahasiswa juga berkesempatan untuk memperoleh penjelasan langsung mengenai kebijakan terbaru departemen, termasuk perubahan atau penyesuaian SOP yang relevan dengan penyelenggaraan ujian di tahun akademik berjalan. Sesi tanya jawab akan disediakan untuk memberikan ruang klarifikasi bagi mahasiswa yang membutuhkan informasi lebih spesifik sesuai kondisi masing-masing.

Program Studi Sarjana Akuntansi mengundang seluruh mahasiswa, khususnya mahasiswa tingkat akhir, untuk mengikuti kegiatan ini mengingat sosialisasi ini akan membantu dalam perencanaan penyelesaian studi serta mengurangi kendala administratif dan teknis yang sering muncul di tahap akhir studi. Dengan pemahaman yang baik terhadap prosedur yang berlaku, mahasiswa diharapkan dapat lebih siap, terarah, dan percaya diri dalam menghadapi Ujian Komprehensif maupun Ujian Tugas Akhir.

Informasi akses Zoom bagi peserta adalah sebagai berikut:
Link: https://zoom.us/j/98218633900?pwd=VzpeaJUYH1X5XPuElY9LZFERxP3IbV.1
ID Rapat: 982 1863 3900
Kode Sandi: 565196

Kegiatan ini terbuka untuk seluruh mahasiswa Departemen Akuntansi FEB USK. Departemen mengimbau agar kesempatan ini tidak dilewatkan mengingat pentingnya tahapan akademik yang akan dibahas. Terima kasih.

Pengalaman Sebagai Penerima Beasiswa Chartered Accountant (CA) dari Ikatan Akuntan Indonesia (IAI)

Sebagai wujud kontribusi IAI menghasilkan SDM unggul berdaya saing internasional, IAI menyelenggarakan program Beasiswa Chartered Accountant (CA), yang memberikan beasiswa ujian sertifikasi Chartered Accountants kepada mahasiswa Akuntansi berprestasi di Indonesia. Saya memeroleh
Beasiswa Chartered Accountant (CA) pada pertengahan tahun 2024. Beasiswa ini mencakup bebas biaya (free) untum mengikuti Ujian Sertifikat Akuntan Profesional tingkat Profesional dan tingkat Lanjutan sebanyak 7 mata ujian, dan 1 kali kesempatan remedial per-mata ujian, serta gratis keanggotaan untuk 2 tahun pertama (2024 dan 2025). Perlu diketahui bahwa sejatinya syarat mengikuti ujian CA adalah sudah memiliki pengalaman di bidang akuntansi minimal 3 tahun serta melewati ujian dasar (CAFB) untuk gelar BFA, sehingga memeroleh Beasiswa CA merupakan cheat-way bagi mahasiswa/i akuntansi.

Terdapat lima mata ujian tingkat Profesional: Audit dan Asurans, Akuntansi Manajemen Lanjutan, Manajemen Perpajakan, Manajemen Keuangan Lanjutan, sera Sistem Informasi dan Pengendalian Internal. Apalagi sudah lulus kelima ujian tersebut, peserta akan diakui sebagai Associate CA dan dapat melangkah menuju 2 ujian terakhir (tingkat Lanjutan), yakni Pelaporan Korporat dan Manajemen Strategic dan Kepemimpinan. Jika sudah lulus keduanya, baru dapat diakui untuk mendapatkan gelar CA.

Strategi yang saya ambil dalam mengikuti adalah belajar fokus untuk satu mata ujian. Namun strategi ini agak tidak menghemat waktu karena pengunguman ujian CA cukup lama, yakni 2 bulan setelah hari ujian. Jika ujian di bulan Juli, pengungumannya baru di September. Tidak boleh terlalu terlena juga karena batas terakhir beasiswa ini adalah Desember 2025. Kemudian, berdasarkan pengalaman saya mengikuti, saya menyimpulkan beberapa hal:

  1. Sistem Informasi dan Pengendalian Internal
    Untuk ujian tingkat Profesional, mata ujian Sistem Informasi dan Pengendalian Internal merupakan yang paling mudah. Isinya kurang lebih seperti yang dipelajari di mata kuliah Audit SIA, paling hanya bahasa soalnya agak ribet, tapi jika dipahami cukup mudah. Agak mengagetkan di soal ISO saja, walau ternyata kembali lagi hanya permainan logika.
  2. Audit dan Asurans
    Mata ujian Audit dan Asurans juga sama mudahnya, hanya agak menyita pikiran di soal kasus, dimina kita diminta menjelaskan pilihan opini auditor yang tersedia satu persatu dan pertimbangan penggunannya (Ini merupakan ujian dengan jawaban essay & kasus terpanjang bagi saya dibandingkan ujian tingkat Profesional yang lain).
  3. Manajemen Keuangan
    Ini merupakan mata ujian yang paling menyita waktu ujian bagi saya, karena mendengar cerita temen-teman lain bahwa mereka harus remedial. Akhirnya, setelah 6 bulan belajar, saya memberanikan diri ikut dan lewat. Agak tidak menyangka juga lewat dalam sekali coba karena dibandingkan soal yang keluar (WACC, EVA, dan MVA), saya lebih banyak belajar Annuity karena lebih asik saja. Metode yang saya pakai adalah menjawab sebisa mungkin.
  4. Akuntansi Manajemen Lanjutan
    Seperti namanya, isinya istilah mata kuliah Akuntansi Manajemen. Tidak terlalu berat karena soal kasusnya lebih ke menghitung, hanya harus banyak hafal istilah dan rumus fundamental saja.
  5. Manajemen Perpajakan
    Isinya tidak terlalu jauh berbeda dengan mata kuliah Perencanaan Pajak, hanya harus banyak hafal istilah dan aplikasi aturan pajak saja. Salah satu diantaranya perlakuan pajak untuk unit usaha/kantor cabang/pabrik di LN.
  6. Pelaporan Korporat
    Sebenarnya isinya selain soal kasus yang berisi hitungan rumus turunan ROA ROE ROI dan penjabarannya, cukup mudah. Hanya saya kita harus agak menghafal isi dari PSAK karena sangat mungkin keluar. Antara lain tentang Sewa dan Iuran Pensiun.
  7. Manajemen Strategik dan Kepemimpinan
    Kurang lebih isinya merupakan turunan mata kuliah Manajemen Strategik. PR sedikit di menghafal jenis-jenis klasifikasi yang ditanyakan, sementara yang lain cukup diisi dengan analisa dan pemikiran kritis saja.

TIM PAZY RAIH GOLD MEDAL PADA INDONESIA INTERNATIONAL APPLIED SCIENCE PROJECT OLYMPIAD 2025

Yogyakarta, 18–21 Desember 2025, Kerja keras dan konsistensi akhirnya membuahkan hasil. Tim PAZY berhasil meraih Gold Medal pada ajang Indonesia International Applied Science Project Olympiad (I2ASPO) 2025 yang diselenggarakan di Universitas Gadjah Mada. Prestasi ini menjadi bukti nyata kolaborasi lintas jurusan yang mampu bersaing dengan ratusan peserta dari berbagai institusi.

Tim PAZY terdiri dari Dinda Yumna Nursyadrina (2401103010053) dari International Accounting Program, serta tiga anggota dari Fakultas Kedokteran Gigi (FKG), yaitu Abdi Reda Wira Pratama (2413101010028), Muhammad Rifat (2413101010033), dan Annisatul Fatiha (24131010004). Kolaborasi lintas disiplin ini menjadi kekuatan utama tim dalam mengembangkan inovasi yang tidak hanya kuat secara ilmiah, tetapi juga relevan secara praktis.

Dalam kompetisi tersebut, tim PAZY mengangkat karya berjudul “PAZY: Anti-Bacterial and Anti-Inflammatory Hand Cream From Natural Extracts Of Java Plum, Moringa Leaves and Oat Combined With Patchouli Oil As Fixative Agent.” Produk ini merupakan hand cream berbahan alami yang diformulasikan dari ekstrak jamblang (Java plum), daun kelor, dan oat, dengan minyak nilam sebagai agen fiksatif, yang dirancang untuk memberikan manfaat antibakteri dan antiinflamasi. Keberhasilan meraih medali emas ini merupakan puncak dari proses panjang yang telah dijalani tim PAZY selama berbulan-bulan, mulai dari riset bahan, pengembangan formulasi, hingga penyusunan karya ilmiah dan presentasi di hadapan dewan juri. Selain berfokus pada aspek ilmiah, tim PAZY juga mengintegrasikan pendekatan entrepreneurship dengan merancang PAZY sebagai produk yang memiliki potensi komersialisasi, melalui pemanfaatan bahan alami lokal serta penciptaan nilai tambah ekonomi yang berkelanjutan. Hal ini menunjukkan bahwa inovasi yang dikembangkan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga aplikatif dan berpeluang dikembangkan lebih lanjut.

Pengalaman dan Aktivitas Kampus di Universiti Sains Malaysia

Kesempatan mengikuti program student exchange di Universiti Sains Malaysia (USM) melalui Program KAMI Berdampak Universitas Syiah Kuala memberi saya ruang untuk melihat proses pendidikan dari sudut yang berbeda. Sebagai mahasiswa Program Studi Sarjana Akuntansi USK, saya menyadari bahwa pengalaman akademik tidak selalu dibentuk oleh kompleksitas materi, melainkan oleh cara sebuah institusi menata lingkungan belajarnya. Walaupun masa studi di USM berlangsung dalam waktu yang terbatas, pengalaman tersebut meninggalkan kesan mendalam dan memperluas cara pandang saya terhadap praktik pembelajaran di luar Indonesia, sekaligus memberikan dampak positif bagi perkembangan pribadi.

Pengalaman yang paling menarik selama berada di USM adalah pelaksanaan Convocation, acara kelulusan mahasiswa yang dikemas secara jauh lebih luas dari sekadar prosesi akademik. Selama kurang lebih delapan hari, kawasan kampus menjadi ruang aktivitas yang hidup, dipenuhi bazar, pameran, serta berbagai kegiatan pendukung yang menyatu dengan kehidupan kampus. Convocation tidak berdiri sebagai agenda formal semata, melainkan hadir sebagai peristiwa kampus yang membangun suasana kebersamaan.

Hal yang menonjol dari convocation ini adalah cara USM memaknai kelulusan sebagai bagian dari budaya institusi. Acara tersebut tidak hanya ditujukan kepada wisudawan, tetapi juga melibatkan mahasiswa aktif, alumni, dan masyarakat umum. Kehadiran berbagai lapisan ini menciptakan atmosfer yang inklusif dan memperlihatkan bagaimana pencapaian akademik diposisikan sebagai nilai bersama, bukan sekadar hasil individual.

Selain convocation, pengalaman lain yang memberikan kesan kuat adalah pola komunikasi kampus yang terbuka terhadap seluruh mahasiswa. Setiap kegiatan, baik berupa seminar akademik, diskusi publik, maupun acara yang diinisiasi oleh mahasiswa seperti Intercultural Fest, disampaikan secara resmi melalui email universitas. Mekanisme ini memungkinkan seluruh mahasiswa untuk memperoleh informasi yang sama tanpa harus berada dalam lingkaran tertentu.

Keteraturan dan keterbukaan informasi tersebut secara tidak langsung membentuk budaya partisipasi di lingkungan kampus. Mahasiswa diberi ruang untuk memilih, terlibat, dan belajar dari berbagai kegiatan lintas disiplin. Prinsip kebebasan berpartisipasi ini membuat kampus terasa sebagai ruang bersama yang dinamis, bukan sekadar tempat mengikuti perkuliahan.

Melalui pengalaman singkat namun padat ini, saya memahami bahwa kekuatan sebuah perguruan tinggi terletak pada kemampuannya menciptakan iklim belajar yang mendorong keterlibatan, keterbukaan, dan rasa memiliki. USM menunjukkan bahwa ketika kampus dikelola sebagai ruang interaksi yang hidup, proses belajar akan berlangsung secara alami, baik di dalam maupun di luar kelas. Kesempatan yang saya peroleh melalui program internasional Universitas Syiah Kuala saya maknai sebagai ruang untuk kembali dengan membawa cara pandang yang lebih luas terhadap proses belajar dan kehidupan akademik. Pengalaman mengikuti kegiatan di Universiti Sains Malaysia memberikan pemahaman mengenai bagaimana sebuah lingkungan akademik dibangun, dikelola, dan dijalani secara berkelanjutan, sehingga pembelajaran yang saya peroleh tidak berhenti sebagai pengalaman personal, tetapi berpotensi memberi dampak positif dalam melanjutkan studi serta berkontribusi di lingkungan Universitas Syiah Kuala.

Pengalaman Salah satu mahasiswa dari Program Studi sarjana akuntansi Universitas Syiah Kuala (USK) yang  bernama Muhammad Miftah baru saja menyelesaikan student exchange di Universiti Sains Malaysia (USM), melalui Program Kegiatan Akademik Mahasiswa Internasional (KAMI) USK

Banda Aceh, 16 Desember 2025 – Saya merupakan mahasiswa semester 7 Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Syiah Kuala, yang telah menyelesaikan program student exchange di Universiti Sains Malaysia (USM), School of Social Sciences, Pulau Pinang, Malaysia. Program ini memberikan kesempatan bagi saya untuk mengikuti kegiatan akademik di USM sebagai universitas APEX (Accelerated Programme for Excellence), yang dikenal memiliki fokus kuat pada keunggulan akademik, riset, dan pengabdian kepada masyarakat.

Selama mengikuti perkuliahan di USM, saya merasakan lingkungan belajar yang terstruktur dan disiplin, namun tetap terbuka terhadap diskusi. Metode pembelajaran banyak menekankan pada critical thinking, analisis kasus, dan keterkaitan antara teori dengan kondisi sosial yang nyata. Sebagai mahasiswa akuntansi, pengalaman belajar di School of Social Sciences membantu saya memahami bahwa ilmu ekonomi dan bisnis tidak berdiri sendiri, tetapi berkaitan erat dengan aspek sosial, kebijakan publik, dan dinamika masyarakat. Pendekatan pembelajaran ini sejalan dengan visi USM sebagai universitas APEX yang mendorong ilmu pengetahuan untuk memberi dampak nyata bagi masyarakat.

Selain itu, budaya akademik di USM mendorong mahasiswa untuk mandiri dan bertanggung jawab terhadap proses belajarnya. Dosen berperan sebagai fasilitator yang membuka ruang diskusi, sementara mahasiswa didorong untuk aktif menyampaikan pendapat dan bekerja dalam kelompok yang beragam. Pengalaman ini melatih saya untuk lebih percaya diri, terstruktur dalam berpikir, dan terbiasa dengan standar akademik internasional.

Di luar kegiatan akademik, program student exchange ini juga memberikan kesempatan untuk mengenal budaya dan kehidupan sosial di Pulau Pinang. Keberagaman budaya Melayu, Tionghoa, dan India terlihat jelas dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. Saya juga mengunjungi beberapa tempat ikonik seperti George Town, yang mencerminkan sejarah panjang Penang sebagai pusat perdagangan dan pertemuan budaya. Secara historis, Pulau Pinang memiliki hubungan yang erat dengan Indonesia, khususnya Aceh, baik dari sisi budaya, bahasa, maupun sejarah perdagangan, sehingga proses adaptasi selama program berlangsung terasa lebih mudah. Melalui program ini, saya memperoleh pengalaman belajar di lingkungan akademik internasional yang berkualitas, sekaligus pemahaman yang lebih luas mengenai keberagaman budaya di kawasan Asia Tenggara. Pengalaman mengikuti student exchange di Universiti Sains Malaysia diharapkan dapat menjadi bekal penting dalam pengembangan akademik dan pribadi saya, serta memberikan gambaran bagi mahasiswa lain tentang manfaat mengikuti program pertukaran mahasiswa internasional.

Pengalaman Menarik Mengikuti Program MBKM KAMI Berdampak Universiti Sains Malaysia

Saya berkesempatan mengikuti Program MBKM KAMI Berdampak yang difasilitasi oleh Universitas Syiah Kuala (USK) dan dilaksanakan di Universiti Sains Malaysia (USM) pada tanggal 26 November hingga 10 Desember. Alhamdulillah, melalui proses seleksi yang dilakukan oleh USK, saya terpilih untuk mengikuti program ini. Kesempatan tersebut menjadi pengalaman yang sangat berharga karena memberi saya kesempatan belajar langsung di lingkungan kampus internasional.

Selama mengikuti program di USM, pengalaman yang paling menarik bagi saya adalah kegiatan pembelajaran di kelas. Proses perkuliahan terasa menyenangkan dan interaktif karena diikuti oleh mahasiswa dari berbagai negara. Diskusi di kelas berjalan aktif, sehingga saya tidak hanya belajar dari dosen, tetapi juga dari pengalaman dan sudut pandang teman-teman internasional.

Salah satu mata kuliah yang paling berkesan adalah Environmental Economics. Dalam perkuliahan ini, kami membahas isu lingkungan, terutama tentang pengelolaan dan daur ulang sampah di berbagai negara. Bagian yang paling menarik adalah ketika mahasiswa dari berbagai negara menjelaskan langsung bagaimana sistem pengelolaan sampah di negara masing-masing. Dari diskusi tersebut, saya menjadi lebih paham bahwa setiap negara memiliki cara yang berbeda dalam menjaga lingkungan.

Pada kelas ini juga sempat dibahas kondisi lingkungan di Indonesia, termasuk situasi Aceh yang saat itu sedang mengalami bencana alam. Dosen dan teman-teman di kelas menunjukkan kepedulian yang besar. Mereka menanyakan kondisi Aceh dan mendoakan agar keadaan segera membaik. Momen ini terasa sangat berarti bagi saya karena menunjukkan rasa empati dan solidaritas di lingkungan akademik internasional.

Selain kegiatan perkuliahan, pengalaman campus tour di USM juga sangat berkesan. USM dikenal dengan julukan “kampus dalam hutan”, dan hal ini benar-benar terasa saat saya berkeliling kampus. Lingkungan kampus yang hijau, luas, dan dipenuhi pepohonan membuat suasana belajar terasa nyaman. Bentuk bangunan dan jalur kampus yang berada di area perbukitan memberikan suasana unik dan berbeda dari kampus pada umumnya.

Hal lain yang membuat pengalaman di USM semakin menyenangkan adalah keramahan mahasiswa dan civitas akademika. Mahasiswa lokal maupun internasional sangat terbuka dan saling membantu, terutama kepada mahasiswa asing. Mereka dengan senang hati berbagi informasi dan membantu kami beradaptasi selama mengikuti program. Melalui Program MBKM KAMI Berdampak yang difasilitasi oleh Universitas Syiah Kuala, saya mendapatkan pengalaman belajar yang tidak hanya menambah pengetahuan akademik, tetapi juga memperluas wawasan budaya dan sosial. Pengalaman ini menjadi bekal berharga bagi saya untuk berkembang sebagai mahasiswa dengan perspektif global dan kepedulian sosial yang lebih baik.

International Exposure Mahasiswa Akuntansi USK melalui Student Exchange KAMI Berdampak di USM

Program KAMI Berdampak merupakan salah satu inisiatif strategis Universitas Syiah Kuala dalam mendukung implementasi kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang berorientasi pada penguatan kompetensi global mahasiswa. Melalui skema pertukaran pelajar internasional, mahasiswa didorong untuk memperoleh pengalaman akademik dan budaya lintas negara sebagai bekal menghadapi tantangan dunia profesional yang semakin kompleks. Dalam konteks tersebut, mahasiswa Program Studi S1 Akuntansi (International Accounting Program), Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Syiah Kuala, turut berpartisipasi dalam Program KAMI Berdampak dengan mengikuti kegiatan student exchange ke Universiti Sains Malaysia (USM). Kegiatan ini diikuti oleh Dwiva Putra Bhuana Paksa bersama lima mahasiswa lainnya dari program studi yang sama, sebagai wujud komitmen prodi dalam mencetak lulusan berdaya saing internasional.

Globalisasi dan perkembangan dunia akuntansi menuntut lulusan perguruan tinggi untuk tidak hanya menguasai kompetensi teknis, tetapi juga memiliki wawasan internasional, kemampuan adaptasi lintas budaya, serta pemahaman terhadap sistem pendidikan dan praktik akademik di tingkat global. Oleh karena itu, Program Studi S1 Akuntansi (International Accounting Program) secara aktif mendorong mahasiswanya untuk terlibat dalam program mobilitas internasional sebagai bagian dari penguatan soft skills dan hard skills. Universiti Sains Malaysia dipilih sebagai universitas mitra karena reputasinya sebagai salah satu universitas riset terkemuka di kawasan Asia Tenggara, khususnya dalam bidang ilmu sosial dan ekonomi. Melalui Program KAMI Berdampak, mahasiswa diharapkan mampu mengintegrasikan pengalaman akademik internasional dengan konteks pembelajaran di Universitas Syiah Kuala, sekaligus membangun jejaring akademik yang berkelanjutan.

Selama mengikuti Program KAMI Berdampak melalui skema pertukaran pelajar ke Universiti Sains Malaysia (USM), mahasiswa S1 Akuntansi (International Accounting Program) memperoleh pengalaman akademik, budaya, dan sosial yang komprehensif. Kegiatan utama program meliputi sit in class pada berbagai mata kuliah seperti Ekonomi Perlakuan, Ekonomi Moneter, Ekonomi Persekitaran dan Sumber Asli, Ekonomi Buruh, serta Manajemen Sektor Publik dengan fokus pada public participation, yang memberikan pemahaman mengenai pendekatan pembelajaran berbasis diskusi kritis dan analisis kebijakan publik. Selain itu, mahasiswa mengikuti campus tour USM untuk mengenal lingkungan akademik, fasilitas kampus, serta konsep green campus yang menjadi ciri khas universitas tersebut. Pengalaman budaya juga diperoleh melalui kunjungan ke bazaar Wisuda Sarjana USM, yang mencerminkan keterlibatan masyarakat lokal dalam kegiatan akademik. Di luar aktivitas kampus, mahasiswa melakukan eksplorasi destinasi wisata dan sejarah Penang seperti George Town, Chew Jetty, Armenian Street, dan Art Street, yang memperkaya pemahaman tentang keberagaman budaya dan sejarah Malaysia. Program ini semakin bermakna melalui eksplorasi kuliner khas Penang serta diskusi kelompok bersama mahasiswa dari Universitas Negeri Semarang, yang memperkuat kolaborasi dan pertukaran perspektif antarmahasiswa lintas institusi. Partisipasi mahasiswa S1 Akuntansi (International Accounting Program) Universitas Syiah Kuala dalam Program KAMI Berdampak di Universiti Sains Malaysia menjadi pengalaman berharga yang memberikan dampak signifikan terhadap pengembangan akademik, wawasan global, dan kemampuan sosial mahasiswa. Program ini tidak hanya memperluas pemahaman terhadap sistem pendidikan internasional, tetapi juga membentuk sikap terbuka, toleran, dan adaptif dalam lingkungan multikultural. Diharapkan, pengalaman ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk aktif mengikuti program mobilitas internasional serta berkontribusi dalam meningkatkan reputasi Program Studi S1 Akuntansi Universitas Syiah Kuala di tingkat nasional maupun internasional. Ke depan, kolaborasi akademik antara Universitas Syiah Kuala dan Universiti Sains Malaysia diharapkan terus berlanjut dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi pengembangan kualitas pendidikan tinggi.

Pengalaman Salah satu mahasiswa dari Program Studi sarjana akuntansi Universitas Syiah Kuala (USK) yang  bernama Andika Putra Pratama baru saja menyelesaikan student exchange di Universiti Sains Malaysia (USM), melalui Program Kegiatan Akademik Mahasiswa Internasional (KAMI) USK

Banda aceh, 16 desember 2025 – ”Terlibat ditengah tengah keberagaman” merupakan kata kata yang sesuai untuk mendeskripsikan tulisan ini, saya merupakan salah satu mahasiswa dari Program Studi sarjana akuntansi Universitas Syiah Kuala (USK) yang  baru saja menyelesaikan student exchange di Universiti Sains Malaysia (USM), melalui Program Kegiatan Akademik Mahasiswa Internasional (KAMI) USK. Pengalaman ini adalah sebuah transformasi multikultural yang memperkaya perspektif akademis dan sosial. Universiti Sains Malaysia, yang terletak di jantung multikultural Penang, benar-benar menjadi wadah bagi interaksi budaya yang intens dan bermakna. Saya menyoroti bahwa berinteraksi dengan rekan-rekan dari berbagai etnis Melayu, Tionghoa, dan India di Malaysia, serta mahasiswa internasional dari Singapura, Thailand, Jepang, hingga negara-negara Eropa dan Timur Tengah, merupakan pelajaran yang tak ternilai harganya.

Fokus utama dari pengalaman ini adalah penghayatan langsung terhadap kekuatan keberagaman dalam lingkungan akademik. Dengan  menceritakan bagaimana dinamika kelas di USM sangat hidup, didorong oleh perbedaan cara pandang yang dibawa oleh setiap mahasiswa. “Dalam satu proyek studi kasus, misalnya, rekan dari Eropa menawarkan solusi berbasis teknologi yang berbeda dengan pendekatan berbasis sosial yang diusulkan oleh teman dari Asia Tenggara. Diskusi-diskusi ini memaksa saya untuk berpikir kritis di luar batas-batas kebiasaan,” jelas Keberagaman ini juga terasa di kehidupan sehari-hari, mulai dari perayaan festival keagamaan yang berbeda di kampus, hingga mencoba kuliner otentik dari tiga budaya utama Malaysia. Hal ini memperkuat pemahaman tentang pentingnya toleransi dan inklusivitas sebagai bekal penting untuk menjadi warga dunia.

Lebih lanjut, saya  juga berhasil berpartisipasi aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler yang mendorong integrasi budaya. Salah satunya adalah Convocation . Kegiatan ini bukan hanya ajang pamer flexing kelulusan, melainkan platform yang efektif untuk menghapus stereotip dan membangun jembatan persahabatan. Pengalaman ini mengajarkan bahwa meskipun berbeda bahasa dan latar belakang, tujuan akademik dan kemanusiaan akan tetap dapat menyatukan perbedaan. Saya berharap, kisah ini dapat menginspirasi mahasiswa lainnya untuk tidak membatasi diri pada zona nyaman, melainkan aktif mencari pengalaman yang menantang dan memperluas wawasan internasional. Keberhasilan di kancah internasional ini disambut baik oleh pihak Program Studi sarjana akuntansi Universitas Syiah Kuala, yang menekankan pentingnya pengalaman international bagi para lulusan. Pengalaman di Universiti Sains Malaysia ini diharapkan menjadi model bagi mahasiswa lain bahwa keberagaman bukan sekadar konsep, tetapi modal penting yang harus dikelola dan dirayakan untuk menciptakan lingkungan belajar yang kaya dan progresif. Dari program ini saya tidak hanya membawa pulang nilai akademik yang tinggi, tetapi juga jaringan pertemanan internasional dan kemampuan adaptasi yang matang.

Departemen Akuntansi FEB USK Selenggarakan Seminar “Qualitative Approaches to Social Research” Bersama Dr Chao Ren dari UNSW Australia

Banda Aceh, 5 Desember 2025 — Departemen Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Syiah Kuala menyelenggarakan seminar bertajuk “Qualitative Approaches to Social Research” pada Jumat, 5 Desember 2025, bertempat di Balai Sidang, FEB USK.

Seminar ini menghadirkan Dr Chao Ren, dosen di bidang Akuntansi pada School of Business, UNSW Canberra, Australia, sebagai narasumber. Dalam sesi pemaparan, Dr Chao Ren menjelaskan berbagai pendekatan kualitatif dalam riset sosial, khususnya cara peneliti memahami dan menafsirkan tindakan, praktik, serta perspektif aktor sosial dalam konteks fenomena sosial dan organisasi. Selain membahas konsep dan kerangka berpikir, Dr Chao Ren juga memaparkan hasil penelitiannya yang menggunakan Critical Discourse Analysis (CDA) dan wawancara. Melalui contoh riset tersebut, peserta memperoleh gambaran yang lebih langsung mengenai bagaimana penelitian kualitatif dirancang, dijalankan, hingga menghasilkan temuan dan kontribusi ilmiah.

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Kepala Departemen Akuntansi FEB USK, Prof. Dr. Heru Fahlevi, S.E., M.Sc., CA, yang menyampaikan sambutan sekaligus menekankan pentingnya penguatan kapasitas riset serta pengembangan metodologi yang dapat memperkaya kualitas penelitian.

Sesi diskusi berlangsung interaktif, mencakup pertanyaan-pertanyaan metodologis serta pembahasan mengenai teori-teori potensial yang dapat dieksplorasi dalam studi kualitatif, baik untuk memperdalam analisis maupun memperkuat argumentasi penelitian. Antusiasme peserta terlihat dari ragam isu yang didiskusikan. Pada akhir acara, dilakukan penyerahan sertifikat sebagai bentuk apresiasi kepada narasumber. Seminar ini diharapkan menjadi ruang pembelajaran dan pertukaran gagasan bagi sivitas akademika, serta mendorong lahirnya penelitian-penelitian berkualitas yang relevan bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan masyarakat.

Dalam kesempatan ini, panitia dan peserta juga menyampaikan doa dan solidaritas bagi para korban serta keluarga terdampak bencana di Sumatera, seraya berharap proses pemulihan berjalan lancar dan seluruh pihak diberi kekuatan.

Alumni Talk : “From Campus to Corporate: Journey in Finance and Accounting Career”

Departemen Akuntansi bersama Himpunan Mahasiswa akuntansi kembali mengadakan kegiatan Alumni Talk. Salah satu kegiatan yang bertujuan untuk untuk mempererat tali silaturahmi antara mahasiswa dengan para alumni Akuntansi serta membuka wawasan mengenai dunia kerja, tantangan, dan peluang karir di bidang Akuntansi. Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana berbagi pengalaman yang bermanfaat dari alumni kepada mahasiswa, sebagai bekal untuk mempersiapkan diri menghadapi masa depan. Alumni talk kali ini bertajuk “Dari Kampus ke dunia kerja: Perjalanan Karier di bidang Keuangan dan Akuntansi”. Bertujuan menggambarkan perjalanan transisi mahasiswa dari kampus ke dunia kerja professional. Membekali mahasiswa dengan wawasan, keterampilan, dan gambaran nyata tentang karier di bidang keuangan dan Akuntansi.

Pada kegiatan yang dilaksanakan melalui platform zoom meeting ini, Alumni Talk menghadirkan sosok narasumber yang Inspiratif yaitu saudari Mutia Sabila, seorang professional muda yang saat ini bekerja sebagai Market Finance Associate di Ernst & Young (EY), salah satu perusahaan Akuntansi dan Konsultan terbesar di dunia (Big Four). Mutia telah berkarir di EY sejak Juli 2025. Sebelumya, ia pernah bekerja sebagai Finance, Accounting, and tax Executive di PT Dachin Etech Global selama satu tahun, serta menjalani magang di Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementrian Keuangan RI – Aceh, di mana ia terlibat dalam review laporan Keuangan pemerintah daerah dan penyusunan CaLK. Rangkaian kegiatan diawali dengan Laporan ketua panitia Naurah Qurratun Aini dan dilanjutkan dengan kata sambutan hangat dari Sekretaris departemen Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis USK Dr. Nuraini A, S.E., M.Si., Ak. CA. Selanjutnya untuk sesi diskusi Kegiatan dipandu dengan moderator M. Arash Al Faiz lalu penyampaian materi narasumber dan dilanjutkan dengan sesi diskusi dua arah antara Narasumber dan Peserta. Pada kegiatan ini jumlah peserta yang mendaftar adalah sebanyak 194 orang. Harapanya dengan kegiatan ini mahasiswa/i Akuntansi dapat terus menggali potensi diri dan mempersiapkan keterampilan yang diperlukan pada dunia kerja.