Skip to content

Pengalaman Sebagai Penerima Beasiswa Chartered Accountant (CA) dari Ikatan Akuntan Indonesia (IAI)

IMG-20251231-WA0226

Sebagai wujud kontribusi IAI menghasilkan SDM unggul berdaya saing internasional, IAI menyelenggarakan program Beasiswa Chartered Accountant (CA), yang memberikan beasiswa ujian sertifikasi Chartered Accountants kepada mahasiswa Akuntansi berprestasi di Indonesia. Saya memeroleh
Beasiswa Chartered Accountant (CA) pada pertengahan tahun 2024. Beasiswa ini mencakup bebas biaya (free) untum mengikuti Ujian Sertifikat Akuntan Profesional tingkat Profesional dan tingkat Lanjutan sebanyak 7 mata ujian, dan 1 kali kesempatan remedial per-mata ujian, serta gratis keanggotaan untuk 2 tahun pertama (2024 dan 2025). Perlu diketahui bahwa sejatinya syarat mengikuti ujian CA adalah sudah memiliki pengalaman di bidang akuntansi minimal 3 tahun serta melewati ujian dasar (CAFB) untuk gelar BFA, sehingga memeroleh Beasiswa CA merupakan cheat-way bagi mahasiswa/i akuntansi.

Terdapat lima mata ujian tingkat Profesional: Audit dan Asurans, Akuntansi Manajemen Lanjutan, Manajemen Perpajakan, Manajemen Keuangan Lanjutan, sera Sistem Informasi dan Pengendalian Internal. Apalagi sudah lulus kelima ujian tersebut, peserta akan diakui sebagai Associate CA dan dapat melangkah menuju 2 ujian terakhir (tingkat Lanjutan), yakni Pelaporan Korporat dan Manajemen Strategic dan Kepemimpinan. Jika sudah lulus keduanya, baru dapat diakui untuk mendapatkan gelar CA.

Strategi yang saya ambil dalam mengikuti adalah belajar fokus untuk satu mata ujian. Namun strategi ini agak tidak menghemat waktu karena pengunguman ujian CA cukup lama, yakni 2 bulan setelah hari ujian. Jika ujian di bulan Juli, pengungumannya baru di September. Tidak boleh terlalu terlena juga karena batas terakhir beasiswa ini adalah Desember 2025. Kemudian, berdasarkan pengalaman saya mengikuti, saya menyimpulkan beberapa hal:

  1. Sistem Informasi dan Pengendalian Internal
    Untuk ujian tingkat Profesional, mata ujian Sistem Informasi dan Pengendalian Internal merupakan yang paling mudah. Isinya kurang lebih seperti yang dipelajari di mata kuliah Audit SIA, paling hanya bahasa soalnya agak ribet, tapi jika dipahami cukup mudah. Agak mengagetkan di soal ISO saja, walau ternyata kembali lagi hanya permainan logika.
  2. Audit dan Asurans
    Mata ujian Audit dan Asurans juga sama mudahnya, hanya agak menyita pikiran di soal kasus, dimina kita diminta menjelaskan pilihan opini auditor yang tersedia satu persatu dan pertimbangan penggunannya (Ini merupakan ujian dengan jawaban essay & kasus terpanjang bagi saya dibandingkan ujian tingkat Profesional yang lain).
  3. Manajemen Keuangan
    Ini merupakan mata ujian yang paling menyita waktu ujian bagi saya, karena mendengar cerita temen-teman lain bahwa mereka harus remedial. Akhirnya, setelah 6 bulan belajar, saya memberanikan diri ikut dan lewat. Agak tidak menyangka juga lewat dalam sekali coba karena dibandingkan soal yang keluar (WACC, EVA, dan MVA), saya lebih banyak belajar Annuity karena lebih asik saja. Metode yang saya pakai adalah menjawab sebisa mungkin.
  4. Akuntansi Manajemen Lanjutan
    Seperti namanya, isinya istilah mata kuliah Akuntansi Manajemen. Tidak terlalu berat karena soal kasusnya lebih ke menghitung, hanya harus banyak hafal istilah dan rumus fundamental saja.
  5. Manajemen Perpajakan
    Isinya tidak terlalu jauh berbeda dengan mata kuliah Perencanaan Pajak, hanya harus banyak hafal istilah dan aplikasi aturan pajak saja. Salah satu diantaranya perlakuan pajak untuk unit usaha/kantor cabang/pabrik di LN.
  6. Pelaporan Korporat
    Sebenarnya isinya selain soal kasus yang berisi hitungan rumus turunan ROA ROE ROI dan penjabarannya, cukup mudah. Hanya saya kita harus agak menghafal isi dari PSAK karena sangat mungkin keluar. Antara lain tentang Sewa dan Iuran Pensiun.
  7. Manajemen Strategik dan Kepemimpinan
    Kurang lebih isinya merupakan turunan mata kuliah Manajemen Strategik. PR sedikit di menghafal jenis-jenis klasifikasi yang ditanyakan, sementara yang lain cukup diisi dengan analisa dan pemikiran kritis saja.