Banda Aceh — Program Studi Sarjana Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Syiah Kuala (USK) kembali menegaskan komitmennya dalam memperluas jejaring global melalui kolaborasi strategis dengan Fakultas Ekonomi dan Pengurusan, Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM). Kolaborasi ini diwujudkan dalam bentuk kegiatan visiting lecturer yang dirangkaikan dengan diskusi kerja sama akademik serta program student exchange, sebagai langkah konkret menuju internasionalisasi pendidikan tinggi.
Antusiasme kerja sama ini disambut hangat oleh pihak UKM. Melalui surat resmi tertanggal 11 Maret 2026, UKM secara khusus mengundang tiga akademisi terbaik FEB USK—Prof. Dr. Heru Fahlevi, Dr. Ratna Mulyany, dan Dr. Riha Dedi Priantana—untuk hadir dan berbagi keilmuan dalam kegiatan yang akan berlangsung pada 1–2 April 2026 di kampus UKM, Bangi, Selangor. Momentum ini tidak hanya menjadi ajang pertukaran ilmu, tetapi juga memperkuat diplomasi akademik antar kedua institusi.
Dalam kegiatan tersebut, para dosen akan menyampaikan materi unggulan di bidang akuntansi, seperti Sistem Maklumat Perakaunan, Perakaunan Instrumen Kewangan Islam dan Zakat, hingga Perakaunan Pengurusan. Topik-topik ini dinilai relevan dengan dinamika perkembangan ekonomi global dan diharapkan mampu memberikan perspektif baru bagi mahasiswa serta membuka ruang kolaborasi riset lintas negara.
Lebih dari sekadar kunjungan akademik, kegiatan ini juga menjadi bagian dari peran dosen sebagai pendamping program student exchange outbound ke UKM yang berlangsung pada 30 Maret hingga 10 April 2026. Program ini dirancang untuk meningkatkan kualitas lulusan melalui pengalaman internasional sekaligus mendukung peningkatan reputasi universitas di kancah global. Melalui sinergi ini, FEB USK tidak hanya memperkuat hubungan kelembagaan dengan UKM, tetapi juga menegaskan posisinya sebagai institusi pendidikan yang adaptif dan berorientasi global. Kolaborasi berkelanjutan di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian diharapkan menjadi fondasi kuat dalam mencetak sumber daya manusia unggul yang mampu bersaing di tingkat internasional.







































