Skip to content

Siti Rosella salah satu mahasiswa Program Studi Akuntansi FEB USK bersama tim PredicTani berhasil meraih Juara Harapan I dalam ajang The 11th UTU Awards 2025

gambar

Meulaboh, 4 September 2025 – Ajang The 11th UTU Awards 2025 yang berlangsung di Universitas Teuku Umar (UTU), Meulaboh, pada 2–4 September 2025, menjadi panggung kompetisi bergengsi bagi mahasiswa dari 55 universitas di seluruh Indonesia. Dari 300 proposal yang masuk, hanya 25 karya terbaik yang berhasil lolos sebagai finalis pada lima kategori, salah satunya adalah tim PredicTani dari Universitas Syiah Kuala (USK) di kategori Riset Kewirausahaan.

PredicTani mengusung karya berjudul “Pengembangan Management System Berbasis AI WhatsApp-To-Insight untuk Efektivitas Petani Non-Digital – Studi Efisiensi Operasional Atsiri ARC USK.” Inovasi ini menawarkan sistem decision support berbasis AI yang mengintegrasikan percakapan WhatsApp dengan insight digital untuk membantu petani non-digital meningkatkan efisiensi usaha tani mereka.

Saya, Siti Rosella, mahasiswa Program Studi Akuntansi FEB USK, merasa bersyukur dapat menjadi bagian dari tim PredicTani yang berhasil meraih Juara Harapan I dalam ajang ini. Dalam tim, saya berperan sebagai Chief Finance Officer, bersama rekan saya Muhammad Hafidz Zhafran (S1 Arsitektur) selaku ketua sekaligus Chief Technology Officer, serta Ariel Sucipto (S1 Teknik Industri) sebagai Chief Operating Officer.

Perjalanan menuju UTU Awards penuh tantangan. Proposal kami disusun dalam waktu tiga minggu dengan riset intensif, wawancara bersama petani dan owner di ARC USK, hingga melalui revisi harian setelah review internal kampus. Dari hasil seleksi, PredicTani berhasil masuk Top 5 Finalis Nasional, bersanding dengan karya terbaik dari USU, UII, dan IPB. Tantangan semakin terasa di tahap final ketika kami harus menyiapkan deck presentasi, poster, hingga pengembangan sistem, di tengah padatnya perkuliahan. Strategi utama kami dalam menghadapi kompetisi ini adalah belajar dari pengalaman tim tahun sebelumnya yang pernah meraih juara pada kategori yang sama, serta mempelajari karakter para juri agar ide kami bisa lebih relevan dan tepat sasaran. Bagi saya pribadi, pengalaman ini menjadi pembelajaran yang sangat berharga. Saya belajar mengelola waktu, berkolaborasi lintas disiplin, dan melihat bagaimana ilmu akuntansi dapat berperan dalam riset kewirausahaan berbasis teknologi. Prestasi ini saya harap dapat menjadi motivasi, tidak hanya bagi diri saya sendiri, tetapi juga bagi mahasiswa Akuntansi USK lainnya untuk berani berkarya, berkompetisi, dan melahirkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.