Jurusan Akuntansi FEB USK mengucapkan selamat atas terpilihnya Ibu Evi Mutia, S.E., M.Si., Ak. sebagai penerima insentif penyusunan materi ajar berbasis online Universitas Syiah Kuala Tahun 2021.
Pengumuman dapat dilihat pada link berikut ini
Jurusan Akuntansi FEB USK mengucapkan selamat atas terpilihnya Ibu Evi Mutia, S.E., M.Si., Ak. sebagai penerima insentif penyusunan materi ajar berbasis online Universitas Syiah Kuala Tahun 2021.
Pengumuman dapat dilihat pada link berikut ini
Jurusan Akuntansi FEB USK mengucapkan selamat atas terpilihnya Ibu Dr. Ratna Mulyany, BACC., MSACC. sebagai Penerima Hibah Program Riset Keilmuan Tahun 2021 dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi.
DAFTAR PENERIMA HIBAH PROGRAM RISET KEILMUAN TAHUN 2021
Sumber: Penetapan Penerima Hibah Program Riset Keilmuan Tahun 2021

SUBS Student Concilium, SUBS Alumni Relations, dan Student Professional Development Unit bekerja sama dengan KPMG menginisiasi kegiatan Asian Business School Student Engagement. Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa/i dari Universitas Syiah Kuala (Indonesia), International College of Panyapiwat Institute of Management (Thailand), dan DLSU RVR College of Business (Philippines).
Kegiatan ini diadakan pada tanggal 30 Oktober 2021 pada pukul 02:00 PM – 04:00 PM (Malaysian Times) melalui platform Microsoft Teams. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan insight menarik bagi para mahasiswa bisnis mengenai aktivitas-aktivitas yang berkaitan dengan bisnis, terutama tentang jasa audit dan advisory.
Dalam kesempatan ini, dosen Jurusan Akuntansi FEB USK, Bapak Dr. Heru Fahlevi, S.E., M.Sc. juga berkesempatan menjadi German Academic Exchange Service (DAAD) Alumni Representative. Beliau memaparkan mengenai kesempatan melanjutkan pendidikan dengan beasiswa pemerintah Jerman (DAAD)
BANDA ACEH – Kebijakan keuangan pemerintah dalam melahirkan berbagai program yang dirasakan bermanfaat dan sesuai dengan kebutuhan yang diharapkan oleh rakyat, dinilai masih sangat kurang efektif. Kondisi seperti itu, seharusnya mendorong pemerintah provinsi serta pemerintah daerah di kabupaten/kota, bisa melakukan kajian-kajian rutin tentang efektifitas belanja daerah. Sehingga program-program lebih bermanfaat bisa dilakukan.
“Namun, kembali lagi pada keberanian dan kemauan seorang pemimpin mau atau tidak. Karena selama ini program yang dilakukan lebih mengarah pada kepentingan yang tidak dirasakan menfaatnya langsung oleh rakyat.”
Demikian diungkapkan Dosen FEB USK-Koordinator PSKDU USK Gayo Lues, DR Syukriy Abdullah SE MSi, yang hadir sebagai narasumber mengisi talkshow interaktif bersama flower Aceh dan Unicef Indonesia yang disiarkan langsung di Radio Serambi FM, Minggu (31/10/2021).
Dipandu oleh host Indayani, talkshow tersebut mengangkat tema ‘Kajian Kebijakan Keuangan Daerah untuk Perlindungan Sosial Anak di Aceh’.
Menurut DR Syukriy, berbicara dalam konteks kewenangan daerah, otonomi daerah serta desentralisasi fiskal, pemerintah dan DPR di provinsi dan kabupaten/kota diberi ruang yang cukup besar dalam memutuskan penggunaan anggaran sesuai kebutuhan dan kondisi daerahnya.
“Pemerintah provinsi diberi ruang seluas-luasnya mempergunakan anggaran, misalnya itu Dana Alokasi Umum (DAU), dana bagi hasil (DBH), serta Penadapatan Asli Daerah (PAD). Kecuali itu Dana Alokasi Khusus (DAK), dimana daerah hanya menjalankan sesuai peruntukannya,” terang Syukriy.
Ia pun mengapresiasi Pemerintah Kota Sabang, dimana arah kebijakan penggunaan keuangan daerah tepat sasaran dengan Program Gerakan untuk Anak Sehat (Geunaseh) yang menyasar anak-anak balita atau usia 0 sampai 6 tahun secara universal, tanpa melihat status miskin atau kaya.
“Geunaseh ini sebuah program yang patut diapresiasi, karena prinsipnya untuk meningkatkan kualitas generasi muda Sabang ke depan, dari 0 sampai 6 tahun. Program ini pun bersentuhan dengan aspek kesehatan, pendidikan, meski nominal yang diterima setiap keluarga tiap bulannya itu tidak seberapa, tapi secara terus menerus,” terangnya.
Ia pun menerangkan Kota Sabang bisa menjadi contoh bagi daerah lain dalam memutuskan kebijakan keuangan. Dimana manfaat tersebut saat ini kata Syukriy dirasakan langsung perubahannya dengan kenaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan tingkat kemiskinan di Kota Sabang saat ini, pungkasnya.(mir)
Sumber: https://aceh.tribunnews.com/2021/11/01/kebijakan-keuangan-daerah-tergantung-pemimpin.
Dosen Jurusan Akuntansi FEB USK, Bapak Dr. Syukriy Abdullah, S.E., M.Si., Ak., meraih penghargaan sebagai Fasilitator Terbaik Kedua pada Program Pelatihan Perencanaan dan Penganggaran yang diselenggarakan oleh FEB USK bekerja sama dengan Pusat Pembinaan, Pendidikan dan Pelatihan Perencana (Pusbindiklatren) Bappenas yang dilaksanakan dari tanggal 4 Oktober 2021 – 15 Oktober 2021.
Alhamdulillah pagi ini Jurusan Akuntansi FEB USK menerima kedatangan Ketua Alumni Magister Ilmu Akuntansi (MIA) FEB USK beserta rombongan (Pak Ridha, Pak Dul Hadi, dan Bu Eka).
Dalam kunjungannya, Alumni MIA dan Jurusan Akuntansi FEB USK banyak mendiskusikan hal-hal terkait potensi kerja sama dalam bidang akademik. Alumni MIA juga memberikan bantuan kepada adik-adik Himpunan Mahasiswa Jurusan Akuntansi (HIMAKA). Alhamdulillah.
Muhammad Ikhlash yang akrab disapa Ikhlash merupakan alumni program studi Akuntansi FEB USK yang lulus pada tahun 2013. Kini beliau menjabat sebagai APAC Senior FP&A Manager di perusahaan multinasional General Electric – Steam Power, Singapura. Semasa perkuliahan, beliau sangat aktif berorganisasi, yakni salah satunya menjabat sebagai Ketua Himpunan Mahasiswa Akuntansi (HIMAKA) FEB USK.
Sebagai diaspora yang berkarir di luar negeri, beliau diundang ke Program 1 Jam Bersama Diaspora yang diselenggarahan oleh Serambi Indonesia, dengan tema “Cerita Sang Manajer dari Negeri Singa”, Rabu 13 Oktober 2021, pukul 20.30 WIB atau 21.30 waktu Singapura. Pastinya akan banyak kisah-kisah inspiratif dari para diaspora Aceh yang bisa memotivasi diri kita.
Sebagai alumni program studi Akuntansi FEB USK, rekam jejak Ikhlash sangat patut untuk dicontoh dan tentunya menjadi inspirasi bagi kita semua, terutama mahasiswa/i Jurusan Akuntansi FEB USK. Profil linkedin Muhammad Ikhlash dapat dilihat pada link berikut: https://sg.linkedin.com/in/muhammad-ikhlash-ismail
Sumber: https://web.facebook.com/136020653124598/posts/4601469896579629/?_rdc=1&_rdr
The 11th Annual International Conference (AIC) tahun ini mengambil tema “Strengthening the Dissemination of Research and Innovation to Enhance the Transfer of Knowledge in the Fourth Industrial Revolution”. Seminar internasional tahunan ini telah dilaksanakan secara virtual pada tanggal 29-30 September 2021.
Dosen Akuntansi, Evayani, S.E., Ak., M.M. berhasil meraih penghargaan sebagai Best Presenter dalam bidang Economics & Business. Beliau mempresentasikan paper dengan judul “Village Transparency and Accountability: Through the Quality of the Village Financial System (SISKEUDES) in Indonesia, Is It Possible?”. Paper tersebut ditulis oleh tim dosen Akuntansi FEB USK yakni Dr. Mirna Indriani, S.E., M.Si., Dr. Nadirsyah, S.E., M.Si., Ak., dan Evayani, S.E., Ak., M.M..

5th National Conference on Accounting & Finance (NCAF) merupakan salah satu seminar nasional bergengsi yang diadakan oleh Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia. Seminar telah berlangsung secara virtual pada tanggal 29-30 September 2021.
Dosen dan mahasiswa Jurusan Akuntansi FEB USK ikut berpartisipasi di dalam seminar tersebut dan mendapatkan beberapa penghargaan best paper sebagai berikut.
Ujian Sertifikasi Kompetensi Akuntansi Dasar (USKAD) ke-VII, untuk mahasiswa/i program studi S1 Akuntansi telah berlangsung dengan lancar pada hari Sabtu, 26 Juni 2021, di Gedung KPMG, Jurusan Akuntansi, FEB USK.
Pelaksanaan USKAD untuk mahasiswa/i Jurusan Akuntansi merupakan salah satu bentuk kerja sama antara Universitas Syiah Kuala dengan IAI (Ikatan Akuntan Indonesia) Wilayah Aceh. Berdasarkan Nota Kesepahaman Nomor B/265/UN11/HK.07.00/2019, USK dan IAI Wilayah Aceh sepakat untuk melakukan kerja sama dalam bidang pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, penelitian, riset, dan inovasi dalam bingkai Tridarma Perguruan Tinggi untuk kepentingan pembangunan dan pengembangan sumber daya manusia dan sivitas akademika Universitas Syiah Kuala. Nota Kesepahaman tersebut ditandatangani pada tanggal 22 Desember 2019, berlaku selama 5 (lima) tahun, dan dapat diperpanjang berdasarkan kesepakatan kedua pihak.
Ujian Sertifikasi Keahlian Akuntansi Dasar (USKAD) adalah ujian untuk mengukur keahlian peserta dalam hal:

Persyaratan:
Dengan mendapatkan sertifikasi ini, mahasiswa/i Jurusan Akuntansi diharapkan dapat menambah kompetensinya, terutama di bidang Akuntansi Keuangan, agar dapat menambah daya saing dan menjadi nilai tambah lulusan di dunia kerja nantinya.