Skip to content

Mahasiswa Akuntansi USK Perkuat Kompetensi Audit Sektor Publik dan Komunikasi Kelembagaan melalui Magang Berdampak di BPK RI Aceh

coverr

Banda Aceh – Mahasiswa Program Studi Akuntansi Universitas Syiah Kuala (USK) angkatan

2023 yang terdiri dari Muhammad Arief Rajwanullah, M. Arash Al Faiz, Naurah Qurratun Aini, Stefanie  Deswita Adelina,  Siti  Nasywa  Hafizhah,  dan  Inayatul  Ulya,  tengah  melaksanakan program Magang Berdampak di Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Aceh. Kegiatan yang berlangsung sejak Februari hingga Juli 2026 ini bertujuan untuk menjembatani teori akuntansi sektor publik dengan praktik nyata di lembaga pemeriksa eksternal negara.

Selama periode magang, fokus kegiatan mahasiswa di Subbagian Humas dan Tata Usaha tidak hanya terpaku pada proyek strategis, tetapi juga mencakup dinamika operasional kantor setiap harinya. Mahasiswa terlibat aktif dalam empat proyek utama, yaitu penyusunan Rencana Strategis (Renstra) Komunikasi Instansi, produksi Video Profil BPK RI Perwakilan Aceh, pengembangan Flipbook Destinasi Aceh, serta penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) Humas dan Tata Usaha Kepala Perwakilan. Di samping itu, dalam kesehariannya, mereka menjalankan fungsi fasilitasi komunikasi pimpinan, mengelola dokumentasi arus surat masuk dan keluar, serta memastikan kesiapan teknis ruang pertemuan untuk berbagai agenda kedinasan. Kedisiplinan harian dalam mengikuti apel pagi dan koordinasi rutin menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengasah etika kerja profesional dan kemampuan beradaptasi di lingkungan pemerintahan. Keterampilan  ini  diperkuat  dengan  penguasaan  perangkat  lunak  profesional  seperti  Adobe

Premiere Pro, Photoshop, serta kemahiran pengoperasian kamera DSLR/Mirrorless untuk memproduksi konten publikasi yang estetis dan informatif secara konsisten.”

Sementara itu, di Subbagian Keuangan, Siti Nasywa Hafizhah dan Inayatul Ulya memfokuskan kegiatannya pada penguatan administrasi dan pengelolaan keuangan instansi. Mereka terlibat langsung dalam berbagai aktivitas teknis, seperti pengarsipan Surat Perintah Membayar (SPM), pengelolaan dokumen keuangan secara sistematis melalui proses scanning, serta pengurusan administrasi Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) untuk mendukung kegiatan operasional seperti penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP). Aktivitas ini memberikan pemahaman mendalam mengenai prosedur administrasi keuangan negara yang disiplin dan terstruktur.

Secara keseluruhan, pengalaman ini memberikan wawasan langsung mengenai penerapan nilai- nilai fundamental BPK RI, yakni independensi, integritas, dan profesionalisme. Mahasiswa juga memperoleh pemahaman mendalam mengenai tahapan audit sektor publik, mulai dari perencanaan (planning), pelaksanaan lapangan (fieldwork), hingga pelaporan (reporting). Program magang ini merupakan implementasi kurikulum MBKM yang memberikan ekuivalensi sebanyak 20 SKS. Capaian ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapan profesional mahasiswa dalam menghadapi dinamika dunia kerja, sekaligus memperkuat sinergi institusional antara Program Studi Akuntansi FEB USK dengan instansi pemerintah dalam menghasilkan lulusan yang kompeten di bidang akuntansi sektor publik.