Banda Aceh – Mahasiswa Departemen Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Syiah Kuala (FEB USK) yang tergabung dalam program student exchange melaksanakan kunjungan ilmiah ke Pusat Pungutan Zakat-Majlis Agama Islam Wilayah Persekutuan (MAIWP) pada Kamis (9/4).
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian pembelajaran mahasiswa selama mengikuti program pertukaran pelajar di Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM). Sebanyak 22 mahasiswa dari bidang Ekonomi Islam dan Akuntansi turut berpartisipasi dalam kunjungan tersebut.
Delegasi mahasiswa disambut oleh Pengurus Kanan Unit Akademi Zakat (AZKA) PPZ-MAIWP, Dr Muhsin Nor Paizin. Dalam sesi pemaparan, mahasiswa memperoleh penjelasan komprehensif terkait pengelolaan zakat di Malaysia, mulai dari mekanisme penghimpunan hingga tata kelola institusi zakat secara profesional.
Tidak hanya menerima pemaparan materi, kegiatan ini juga diisi dengan sesi diskusi interaktif. Mahasiswa secara aktif mengajukan pertanyaan kepada para pemateri dari instansi terkait, sehingga tercipta dialog dua arah yang memperdalam pemahaman terhadap praktik pengelolaan zakat.
Dalam sesi tersebut, turut dibahas perbedaan praktik pengelolaan zakat antara Malaysia dan Indonesia, termasuk dalam aspek pembagian wilayah pengelolaan zakat, sistem pungutan, serta mekanisme distribusi kepada mustahik. Selain itu, mahasiswa juga memperoleh pemahaman mengenai tata cara penentuan kelayakan penerima zakat, yang didasarkan pada analisis penghasilan dan kondisi ekonomi keluarga.
Kunjungan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi zakat mahasiswa melalui pemahaman langsung terhadap praktik pengelolaan zakat di tingkat internasional. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperluas wawasan mahasiswa mengenai implementasi keuangan Islam yang terintegrasi dan berbasis tata kelola yang baik.
Pihak Akademi Zakat (AZKA-PPZ) menyampaikan apresiasi atas kunjungan yang dilakukan oleh mahasiswa FEB USK dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan guna memperkuat sinergi antara institusi pendidikan dan lembaga pengelola zakat. Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa FEB USK dapat mengembangkan perspektif global serta berkontribusi dalam penguatan pengelolaan zakat dan keuangan Islam, baik di tingkat nasional maupun internasional.








